November 26, 2022

Kegiatan Lokakarya ini upaya melanjutkan pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 7 yang telah dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, kelanjutan PGP Angakatan 7 ini dilaksanakan oleh BGP Aceh dalam hal ini di

wakili Safri, S.Pd. M.Pd

Kegiatan tersebut berlangsung Hari Sabtu 22 Oktober 2022 bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan yang dihadiri 42 Orang CGP (Calon Guru Penggerak), 7 Orang PP (Pengajar Praktik), 31 Kepala Sekolah, 12 Pengawas Sekolah dan Perwakilan dari Kacabdin Aceh Selatan Husna, S.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan Akmal AH, S.Pd diwakili Plt. Kabid

Pembinaan Ketenagaan Saleh Amin, S.Pd.

Acara ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan yang diwakili Plt. Kabid Pembinaan Ketenagaan sekaligus sebagai Narasumber dalam arahan Kepala Dinas Pendidikan

dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan menyampaikan, ”Program Pendidikan Guru Penggerak merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran dilingkungannya”

Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi dan pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama pelaksanaan program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru”, tegasnya.

Guru Penggerak merupakan pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila. Guru Penggerak diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin Pendi dikan di masa depan yang mewujudkan generasi unggul Indonesia”, tambahnya.

Penggerak diantaranya : (1) Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya, (2) Menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah, (3) Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah, (4) Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk mening
katkan kualitas pembelajaran, (5) Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong terjadinya ekosistem pendidikan di sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.